Logo-Pakpol Logo-Pakpol
Literasi
Rabu, 29 Mei 2024 | 18:01 WIB
KAMUS PPh
Selasa, 28 Mei 2024 | 14:00 WIB
TIPS PAJAK
Senin, 27 Mei 2024 | 18:30 WIB
KAMUS PPh
Senin, 27 Mei 2024 | 15:25 WIB
RESUME PUTUSAN PENINJAUAN KEMBALI
Data & Alat
Rabu, 22 Mei 2024 | 09:05 WIB
KURS PAJAK 22 MEI 2024 - 28 MEI 2024
Rabu, 15 Mei 2024 | 09:15 WIB
KURS PAJAK 15 MEI 2024 - 21 MEI 2024
Rabu, 08 Mei 2024 | 09:07 WIB
KURS PAJAK 08 MEI 2024 - 15 MEI 2024
Rabu, 01 Mei 2024 | 09:33 WIB
KURS PAJAK 01 MEI 2024 - 07 MEI 2024
Fokus
Reportase

Lagi, Profesional DDTC Lulus S-2 di Tilburg University Belanda

A+
A-
19
A+
A-
19
Lagi, Profesional DDTC Lulus S-2 di Tilburg University Belanda

PADA 24 Juni 2022, salah satu profesional DDTC dinyatakan lulus dari program S-2 di Tilburg University Belanda. Profesional DDTC yang dimaksud adalah Senior Researcher Dea Yustisia.

Dea dinyatakan lulus dari program MSc International Business Tax Economics setelah menjalani sidang atas tesisnya yang bertajuk Measuring Profit Shifting Tendency of Companies that Adhere to ESG-Standards: Case of Emerging Countries.

Diuji langsung oleh Prof Mr Dr Ronald Russo dan Mario Martini, dalam tesisnya, Dea mengambil beberapa kesimpulan. Salah satunya, berdasarkan pada tinjauan literatur, pajak memainkan peran penting dalam tata kelola (governance), selain juga pada irisan antara lingkungan (environmental) dan sosial (social).

Baca Juga: DDTCNews Terima Apresiasi dari Kanwil DJP Jakarta Utara

Sebagai informasi, environmental, social, governance (ESG) menjadi suatu standar yang digunakan perusahaan dalam praktik bisnis dan investasinya. Perusahaan yang menerapkan prinsip ESG dalam bisnis dan investasinya akan mengintegrasikan kebijakan dengan keberlangsungan elemen lingkungan, sosial, dan tata kelola.

Seperti diungkapkan Dea dalam tesisnya, temuan empiris menemukan perusahaan di negara berkembang dengan skor tata kelola tinggi tidak akan memanfaatkan pengungkapan ESG untuk meningkatkan legitimasi setelah melakukan penghindaran pajak agresif.

Topik dalam tesis tersebut sangat relevan, baik untuk kondisi saat ini maupun pada masa depan. Penerapan prinsip ESG diyakini akan mewujudkan perekonomian yang berkelanjutan. Pada saat bersamaan, ada aspek pajak yang perlu diperhatikan, terutama di negara berkembang.

Baca Juga: DJP Jakarta Utara Gelar Tax Gathering dan Konsultasi Publik

Studi yang ditempuh Dea merupakan bagian dari program Human Resources Development Programme (HRDP) DDTC. Setiap tahunnya, DDTC memberangkatkan pegawainya dengan beasiswa penuh untuk mengikuti berbagai pelatihan, kursus, hingga studi lanjut S-2 di berbagai universitas ternama di dalam dan luar negeri.

Dengan memegang teguh visi dan misinya, walau pada masa pandemi yang penuh dengan tantangan dan keterbatasan, DDTC tetap berkomitmen untuk menjalankan program pengembangan diri untuk para profesionalnya.

“Saya mengucapkan terima kasih atas kesempatan yang diberikan oleh DDTC untuk dapat mengikuti HRDP hingga lulus S-2 di Tilburg University Belanda. Semoga ilmu yang saya dapatkan dapat saya aplikasikan, sehingga mampu lebih berkontribusi untuk DDTC dan perpajakan Indonesia,” kata Dea.

Baca Juga: IMF: Setoran Pajak Per Daerah Cerminkan Perkembangan Ekonomi Daerah

Program yang diambil oleh profesional DDTC ini termasuk unggulan dan diminati banyak profesional yang ingin berkarier sebagai konsultan pajak atau pembuat kebijakan pajak. Apalagi, program ini fokus pada fungsi dan struktur perpajakan di seluruh dunia.

Berdasarkan Times Higher Education Subject Ranking 2020, Tilburg University menempati posisi ke-33 secara global dalam program pendidikan Bisnis dan Ekonomi. Berdasarkan US News Best Global Universities 2020, kampus ini menempati posisi 17 di seluruh dunia dalam edukasi Bisnis dan Ekonomi.

Mengombinasikan teori dan aplikasi dalam praktik perpajakan global, program ini berorientasi pada perpajakan masa depan. Beberapa mata kuliah yang diajarkan antara lain transfer pricing, pajak dan teknologi, serta international VAT.

Baca Juga: Meski Komitmen untuk Transisi Energi, Indonesia Tetap Butuh Batu Bara

Dalam program ini, Dea juga mendapat kuliah inspirasional dari para dosen yang memiliki reputasi secara internasional dan terafiliasi dengan institut fiskal terbesar di Eropa, yaitu Fiscal Institute Tilburg.

Dea menjalani program MSc International Business Tax Economics bersama para mahasiswa dari berbagai negara, seperti Belanda, Jerman, Yunani, Perancis, Portugal, Brazil, China, dan Indonesia.

Kelulusan Dea melengkapi 9 profesional DDTC lain yang telah menyelesaikan studi S-2 luar negeri melalui program HRDP. Mereka adalah Partner Fiscal Research & Advisory B. Bawono Kristiaji, Partner Transfer Pricing Services Romi Irawan, Senior Manager Tax Compliance & Litigation Services Deborah, dan Senior Manager Transfer Pricing Services Yusuf Wangko Ngantung.

Baca Juga: Perlakuan Pajak Hewan Ternak Kurban, Baca Rekap Aturannya di Sini

Kemudian, Senior Manager Tax Compliance & Litigation Services Ganda C. Tobing, dan Manager Tax Compliance & Litigation Services Anggi Padoan Ibrahim Tambunan, Assistant Manager Tax Compliance & Litigation Services Riyhan Juli Asyir, Senior Specialist Transfer Pricing Services Yurike Yuki, dan Specialist Transfer Pricing Services Atika Ritmelina Marhani. (kaw)

Cek berita dan artikel yang lain di Google News.

Topik : reportase, HRDP, Tilburg University, Belanda, profesional pajak, ekonomi, ESG, DDTC

KOMENTAR

0/1000
Pastikan anda login dalam platform dan berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.

ARTIKEL TERKAIT

Senin, 20 Mei 2024 | 18:00 WIB
KAFEB TALK X DDTC

Founder DDTC Cerita Karier Pajak, Memotivasi Ratusan Mahasiswa UNS

Senin, 20 Mei 2024 | 16:33 WIB
KAFEB TALK X DDTC

Dalami Pajak, Buku Baru Terbitan DDTC Ini Penting Jadi Bekal Awal

Senin, 20 Mei 2024 | 15:17 WIB
PEREKONOMIAN INDONESIA

Sri Mulyani Prediksi Pertumbuhan Ekonomi Tahun Depan 5,1-5,5 Persen

Senin, 20 Mei 2024 | 13:45 WIB
RASIO PAJAK

Rasio Perpajakan 2025 Ditargetkan 10,09% hingga 10,29% PDB

berita pilihan

Kamis, 30 Mei 2024 | 21:35 WIB
PENGHARGAAN PERPAJAKAN

DDTCNews Terima Apresiasi dari Kanwil DJP Jakarta Utara

Kamis, 30 Mei 2024 | 21:30 WIB
KANWIL DJP JAKARTA UTARA

DJP Jakarta Utara Gelar Tax Gathering dan Konsultasi Publik

Kamis, 30 Mei 2024 | 18:30 WIB
KANWIL DJP JAKARTA KHUSUS

Hingga April, DJP Jakarta Khusus Kumpulkan Uang Pajak Rp102 Triliun

Kamis, 30 Mei 2024 | 17:37 WIB
KEBIJAKAN BEA CUKAI

Surat Keberatan Bea Cukai Bisa Diperbaiki Sebelum Jangka Waktu Habis

Kamis, 30 Mei 2024 | 16:07 WIB
KEBIJAKAN PAJAK

DJP: Semua Aplikasi Coretax Berbasis Web, Tak Perlu Download Aplikasi

Kamis, 30 Mei 2024 | 15:30 WIB
ADMINISTRASI PAJAK

Faktur Pajak dan Invoice Boleh Berbeda Tanggalnya? DJP Jelaskan Ini

Kamis, 30 Mei 2024 | 15:15 WIB
KONSULTASI PAJAK

Beli Rumah Tapak Baru di IKN, Tidak Dipungut PPN?