Logo-Pakpol Logo-Pakpol
Literasi
Rabu, 29 Mei 2024 | 18:01 WIB
KAMUS PPh
Selasa, 28 Mei 2024 | 14:00 WIB
TIPS PAJAK
Senin, 27 Mei 2024 | 18:30 WIB
KAMUS PPh
Senin, 27 Mei 2024 | 15:25 WIB
RESUME PUTUSAN PENINJAUAN KEMBALI
Data & Alat
Rabu, 22 Mei 2024 | 09:05 WIB
KURS PAJAK 22 MEI 2024 - 28 MEI 2024
Rabu, 15 Mei 2024 | 09:15 WIB
KURS PAJAK 15 MEI 2024 - 21 MEI 2024
Rabu, 08 Mei 2024 | 09:07 WIB
KURS PAJAK 08 MEI 2024 - 15 MEI 2024
Rabu, 01 Mei 2024 | 09:33 WIB
KURS PAJAK 01 MEI 2024 - 07 MEI 2024
Fokus
Reportase

Lapor ke Jokowi, Sri Mulyani Janjikan Perbaikan Layanan Bea Cukai

A+
A-
0
A+
A-
0
Lapor ke Jokowi, Sri Mulyani Janjikan Perbaikan Layanan Bea Cukai

Menkeu Sri Mulyani.

JAKARTA, DDTCNews - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati telah melaporkan tindak lanjut dari berbagai masukan yang diberikan masyarakat mengenai Ditjen Bea dan Cukai (DJBC) kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Sri Mulyani mengatakan telah menyampaikan berbagai hal yang viral atau menjadi perhatian publik mengenai DJBC. Kepada Jokowi, dia juga menjanjikan langkah-langkah perbaikan terhadap pelayanan DJBC maupun dari sisi regulasi kepabeanan.

"Semuanya tadi kami sampaikan dan kita akan mengambil langkah-langkah untuk terus memperbaikinya," katanya, dikutip pada Kamis (16/5/2024).

Baca Juga: DJBC Telah Lakukan 11.194 Penindakan, Paling Banyak terkait Rokok

Sri Mulyani mengatakan terdapat beberapa aspek yang menjadi perhatian pemerintah mengenai pelayanan DJBC. Beberapa di antaranya tentang penyebab pelayanan DJBC menjadi viral, baik karena peraturan dan prosedur, sehingga harus diperbaiki.

Dia menjelaskan pelayanan DJBC telah mengalami perubahan seiring dengan perkembangan teknologi yang cepat. Di sisi lain, volume impor yang memerlukan pelayanan kepabeanan juga besar sehingga menjadi beban petugas DJBC turut bertambah.

"Dengan teknologi yang sekarang ini berubah sangat luar biasa cepat, volume kegiatan dan beban yang luar biasa besar," ujarnya.

Baca Juga: Bisakah Pendidikan Gratis hingga Kuliah? Sri Mulyani Singgung Pajak

Sebelumnya, Sri Mulyani juga telah mengadakan rapat pimpinan bersama pejabat DJBC sebagai tindak lanjut dari berbagai masukan yang diberikan masyarakat, khususnya beberapa pekan terakhir. Kepada pejabat DJBC, dia meminta agar mampu memetakan risiko dari perubahan ekosistem dan dinamika perekonomian saat ini.

Selain itu, sinergi dengan aparat penegak hukum dan kementerian/lembaga lain juga perlu diperkuat untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

Pembahasan mengenai pelayanan DJBC di media sosial juga telah menjadi perhatian Jokowi. Beberapa hari lalu, dia menyatakan bakal mengadakan rapat internal untuk membahasnya. (sap)

Baca Juga: Ditjen Bea Cukai Terapkan secara Penuh CEISA 4.0 Tahap ke-10

Cek berita dan artikel yang lain di Google News.

Topik : layanan kepabeanan, layanan bea cukai, viral, bea masuk, barang kiriman, DJBC, Sri Mulyani, Jokowi

KOMENTAR

0/1000
Pastikan anda login dalam platform dan berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.

ARTIKEL TERKAIT

Jum'at, 24 Mei 2024 | 08:00 WIB
KEBIJAKAN CUKAI

Soal Cukai Rokok 2025, Ada Kenaikan Tarif dan Penyederhanaan Layer

Rabu, 22 Mei 2024 | 14:30 WIB
KEBIJAKAN BEA DAN CUKAI

Pemerintah Susun Kebijakan Teknis Bea dan Cukai 2025, Ini Detailnya

Rabu, 22 Mei 2024 | 09:30 WIB
KEBIJAKAN PERPAJAKAN

PMK 28/2024 Terbit, DJBC Bersiap Berikan Fasilitas Kepabeanan di IKN

Selasa, 21 Mei 2024 | 12:30 WIB
KEBIJAKAN FISKAL

Menkeu Sebut Insentif Fiskal 2025 Terarah dan Terukur, Ini Maksudnya

berita pilihan

Kamis, 30 Mei 2024 | 21:35 WIB
PENGHARGAAN PERPAJAKAN

DDTCNews Terima Apresiasi dari Kanwil DJP Jakarta Utara

Kamis, 30 Mei 2024 | 21:30 WIB
KANWIL DJP JAKARTA UTARA

DJP Jakarta Utara Gelar Tax Gathering dan Konsultasi Publik

Kamis, 30 Mei 2024 | 18:30 WIB
KANWIL DJP JAKARTA KHUSUS

Hingga April, DJP Jakarta Khusus Kumpulkan Uang Pajak Rp102 Triliun

Kamis, 30 Mei 2024 | 17:37 WIB
KEBIJAKAN BEA CUKAI

Surat Keberatan Bea Cukai Bisa Diperbaiki Sebelum Jangka Waktu Habis

Kamis, 30 Mei 2024 | 16:07 WIB
KEBIJAKAN PAJAK

DJP: Semua Aplikasi Coretax Berbasis Web, Tak Perlu Download Aplikasi

Kamis, 30 Mei 2024 | 15:30 WIB
ADMINISTRASI PAJAK

Faktur Pajak dan Invoice Boleh Berbeda Tanggalnya? DJP Jelaskan Ini

Kamis, 30 Mei 2024 | 15:15 WIB
KONSULTASI PAJAK

Beli Rumah Tapak Baru di IKN, Tidak Dipungut PPN?