Logo-Pakpol Logo-Pakpol
Literasi
Kamis, 11 April 2024 | 11:30 WIB
KAMUS PAJAK DAERAH
Kamis, 11 April 2024 | 09:30 WIB
TIPS PAJAK
Rabu, 10 April 2024 | 14:00 WIB
KAMUS PAJAK DAERAH
Jum'at, 05 April 2024 | 17:30 WIB
RESUME PUTUSAN PENINJAUAN KEMBALI
Data & Alat
Rabu, 03 April 2024 | 09:11 WIB
KURS PAJAK 03 APRIL 2024 - 16 APRIL 2024
Senin, 01 April 2024 | 10:15 WIB
KMK 5/2024
Rabu, 27 Maret 2024 | 09:21 WIB
KURS PAJAK 27 MARET 2024 - 02 APRIL 2024
Rabu, 13 Maret 2024 | 09:05 WIB
KURS PAJAK 13 MARET 2024 - 19 MARET 2024
Fokus
Reportase

Sri Mulyani: THR Aparatur Negara dan Pensiunan Hampir Cair 100 Persen

A+
A-
0
A+
A-
0
Sri Mulyani: THR Aparatur Negara dan Pensiunan Hampir Cair 100 Persen

Menkeu Sri Mulyani tiba untuk mengikuti rapat terbatas (ratas) dengan Presiden Joko Widodo di Istana Merdeka, Jakarta, Rabu (13/3/2024). ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja/rwa.

JAKARTA, DDTCNews - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menyebut pencairan Tunjangan Hari Raya (THR) kepada aparatur negara dan pensiunan sudah hampir selesai hingga 2 April 2024 pukul 13.00 WIB.

Sri Mulyani mengatakan jutaan aparatur negara dan pensiunan telah menerima THR. Meski demikian, pembayaran THR kepada aparatur negara yang terdiri atas aparatur sipil negara (ASN), prajurit TNI, dan anggota Polri, serta pensiunan memiliki progres yang berbeda-beda.

"Secara umum, realisasi THR untuk ASN/TNI/Polri maupun pensiunan sudah hampir 100% tersalurkan," katanya melalui Instagram @smindrawati, dikutip pada Rabu (3/4/2024).

Baca Juga: Opsen Pajak Berlaku Tahun Depan, Pemda Diminta Siapkan Aturan Teknis

Sri Mulyani menuturkan realisasi penyaluran THR untuk ASN pusat/TNI/Polri telah mencapai Rp15,15 triliun untuk 2,07 juta pegawai/personel. THR tersebut dibayarkan oleh 13.205 satker atau 99,96% dari 13.210 satker.

Apabila diperinci, pembayaran THR PNS senilai Rp8,40 triliun diberikan untuk 1,03 juta pegawai. Kemudian, pembayaran THR Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) senilai Rp347,63 miliar diberikan untuk 79.455 pegawai.

Setelah itu, pembayaran THR untuk 474.141 personel/pegawai Polri senilai Rp3,42 triliun. Lalu, pembayaran THR untuk 492.701 personel/pegawai TNI mencapai Rp3,00 triliun. Adapun realisasi penyaluran THR untuk 3,54 juta pegawai mencapai Rp11,33 triliun.

Baca Juga: IKH Online Ubah Ketentuan Perpanjangan Izin Kuasa Hukum Pajak

Pencairan THR melalui PT Taspen senilai Rp9,98 triliun untuk 3,07 juta pensiunan atau 99,97% dari 3,07 juta pensiunan. Sementara itu, pencairan THR melalui PT Asabri senilai Rp1,34 triliun untuk 476.067 pensiunan atau 98,32% dari 482.182 pensiunan.

Di sisi lain, realisasi THR untuk ASN daerah yang sudah disalurkan pemda senilai Rp8,55 triliun untuk 1,58 juta pegawai. Jumlah pemda yang sudah menyalurkan THR mencapai 290 pemda atau 53,51% dari 542 pemda.

"THR dan gaji ke-13 diharapkan mampu menambah daya beli masyarakat dan mendorong kegiatan ekonomi," ujar Sri Mulyani.

Baca Juga: ADB Proyeksikan Ekonomi Indonesia Tumbuh 5 Persen pada 2024-2025

Pemerintah telah menerbitkan PP 14/2024 yang mengatur pembayaran THR dan gaji ke-13 bagi ASN, prajurit TNI, anggota Polri, dan pensiunan. Pada tahun ini, pemerintah menganggarkan Rp48,7 triliun untuk pembayaran THR.

Alokasi THR untuk ASN pada kementerian/lembaga, prajurit TNI, dan anggota Polri mencapai Rp18 triliun. Pada ASN daerah, dianggarkan Rp19 triliun melalui dana alokasi umum (DAU), yang dapat ditambahkan dari APBD 2024 sesuai dengan kemampuan fiskal daerah. Adapun alokasi THR untuk pensiunan senilai Rp11,65 triliun.

Komponen THR yang dibayarkan pada tahun ini, meliputi gaji/pensiunan pokok dan tunjangan melekat yakni tunjangan keluarga, tunjangan pangan, tunjangan jabatan, serta tunjangan kinerja per bulan bagi pegawai yang telah mendapatkannya.

Baca Juga: Lakukan Pemberian Cuma-Cuma, Begini Ketentuan Faktur Pajaknya

Pada instansi pemerintah daerah, dapat diberikan tambahan penghasilan paling banyak sebesar yang diterima dalam 1 bulan, dengan memperhatikan kemampuan kapasitas fiskal daerah.

Khusus guru dan dosen yang gaji pokoknya bersumber dari APBN dan tidak menerima tunjangan kinerja, THR dapat diberikan tunjangan profesi guru atau tunjangan profesi dosen yang diterima dalam 1 bulan.

Sementara itu, komponen THR yang dibayarkan untuk pensiunan terdiri atas pensiun pokok, tunjangan keluarga, tunjangan pangan, dan tambahan penghasilan. (rig)

Baca Juga: Tahun Depan, PPN atas Pembelian Mobil Bekas Bakal Naik Jadi 1,2 Persen

Cek berita dan artikel yang lain di Google News.

Topik : tunjangan hari raya, THR, menkeu sri mulyani, aparatur sipil negara, nasional

KOMENTAR

0/1000
Pastikan anda login dalam platform dan berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.

ARTIKEL TERKAIT

Minggu, 07 April 2024 | 12:30 WIB
PEMILU 2024

Hadiri Sidang MK, Sri Mulyani Beri Penjelasan Soal Anggaran Bansos

Minggu, 07 April 2024 | 12:00 WIB
AUSTRALIA

Ada Piutang Pajak Rp 346 Triliun, Otoritas ini Gencarkan Penagihan

Minggu, 07 April 2024 | 11:30 WIB
KEBIJAKAN PAJAK

Soal Kenaikan Tarif PPN, Anggota DPR Minta Rezim Baru Lebih Bijak

Minggu, 07 April 2024 | 10:30 WIB
PENERIMAAN PAJAK

Ditjen Pajak Kumpulkan Rp 1,82 Triliun dari Pinjol dan Fintech

berita pilihan

Jum'at, 12 April 2024 | 14:30 WIB
PENGADILAN PAJAK

IKH Online Ubah Ketentuan Perpanjangan Izin Kuasa Hukum Pajak

Jum'at, 12 April 2024 | 14:00 WIB
LAPORAN ASIAN DEVELOPMENT BANK

ADB Proyeksikan Ekonomi Indonesia Tumbuh 5 Persen pada 2024-2025

Jum'at, 12 April 2024 | 13:30 WIB
ADMINISTRASI PAJAK

Lakukan Pemberian Cuma-Cuma, Begini Ketentuan Faktur Pajaknya

Jum'at, 12 April 2024 | 13:00 WIB
KEBIJAKAN PAJAK

Tahun Depan, PPN atas Pembelian Mobil Bekas Bakal Naik Jadi 1,2 Persen

Jum'at, 12 April 2024 | 12:30 WIB
ADMINISTRASI PAJAK

Wanita Cerai dan Punya 2 Tanggungan Anak, Begini Status PTKP-nya

Jum'at, 12 April 2024 | 11:45 WIB
KEBIJAKAN PAJAK

Masyarakat Masih Bisa Manfaatkan PPN Rumah DTP 100 Persen Hingga Juni

Jum'at, 12 April 2024 | 11:00 WIB
INFOGRAFIS PAJAK

Penghitungan PPh 21 atas Upah Borongan Kurang dari Rp2,5 Juta per Hari

Jum'at, 12 April 2024 | 10:30 WIB
ADMINISTRASI PAJAK

Mulai 2025, Tarif PPN Kegiatan Membangun Sendiri Bakal Jadi 2,4 Persen