Logo-Pakpol Logo-Pakpol
Data & Alat
Kamis, 04 Juli 2024 | 14:30 WIB
STATISTIK KEBIJAKAN FISKAL
Rabu, 03 Juli 2024 | 08:55 WIB
KURS PAJAK 03 JULI 2024 - 09 JULI 2024
Senin, 01 Juli 2024 | 09:36 WIB
KMK 10/KM.10/2024
Rabu, 26 Juni 2024 | 08:45 WIB
KURS PAJAK 26 JUNI 2024 - 02 JULI 2024
Fokus
Reportase

Gubernur Beri Sinyal Pemutihan Pajak Kendaraan Berlanjut Tahun Ini

A+
A-
0
A+
A-
0
Gubernur Beri Sinyal Pemutihan Pajak Kendaraan Berlanjut Tahun Ini

Ilustrasi. (DDTCNews)

TANJUNG PINANG, DDTCNews – Gubernur Kepri Isdianto menargetkan pendapatan pajak daerah senilai Rp981 miliar pada tahun ini, naik 4% dari target pendapatan pajak daerah tahun lalu sejumlah Rp944 miliar.

Isdianto optimistis target tersebut dapat terkejar oleh Badan Pengelola Pajak dan Retribusi Daerah (BP2RD) Provinsi Kepri tahun ini. Apalagi, pada 2020, BP2RD mampu merealisasikan penerimaan yang melampaui target yang ditetapkan.

“Dua tahun belakangan ini pajak kita selalu melebihi target. Tahun 2020 lalu kita targetkan pajak daerah sebesar Rp944 miliar. Tidak tahunya melebihi target yaitu Rp1,032 triliun,” katanya, dikutip Rabu (6/1/2021).

Baca Juga: Opsen Pajak Kendaraan di Kabupaten Wonosobo Diatur, Begini Detailnya

Estimasi penerimaan pajak tahun ini terdiri atas pajak kendaraan bermotor Rp355,5 miliar, bea balik nama pajak kendaraan bermotor Rp205,5 miliar, pajak bahan bakar kendaraan bermotor Rp294 miliar, pajak air permukaan Rp950 juta dan pajak rokok Rp125 miliar.

Selain itu, Isdianto juga menekankan BP2RD Kepri untuk melanjutkan program pemutihan pajak kendaraan untuk mengerek penerimaan pajak tahun ini.

“Saya sudah perintahkan ke Bu Reni (Kepala BP2RD) untuk segera melanjutkan program pemutihan pajak kendaraan. Karena, program ini mampu mendorong peningkatan penerimaan pajak daerah, serta membuat masyarakat mudah dalam membayar pajak,” tuturnya.

Baca Juga: Mulai Hari Ini! Warga Kota Bekasi, Ada Diskon Pajak PBB-P2 hingga 10%

Namun demikian, Isdianto mengingatkan program tersebut hanya bisa berlaku jika angka penularan Covid-19 berkurang. Hal ini perlu dilakukan demi mencegah penularan Covid-19.

“Tentu kita lihat dulu kasus COVID-19. Kalau tinggi ya minta tunda dululah program ini. Karena kita tidak ingin ada yang terjangkiti virus Covid-19,” ujarnya seperti dilansir lintaskepri.com.

Untuk diketahui, Pemprov Kepri sempat menggelar program pemutihan pajak kendaraan pada tahun lalu. Adapun program tersebut berlaku untuk pajak kendaraan yang jatuh tempo mulai 26 Maret 2020 hingga pertengahan Desember 2020. (rig)

Baca Juga: Kejar Penerimaan Pajak Daerah, Pemkot Sasar Pujasera atau Food Court

Cek berita dan artikel yang lain di Google News.

Topik : provinsi kepulauan riau, pajak kendaraan, pemutihan pajak, pajak daerah

KOMENTAR

0/1000
Pastikan anda login dalam platform dan berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.

Didi D Tuju

Sabtu, 09 Januari 2021 | 00:17 WIB
Apa berita ini sesuai dengan yg d lapangan

Didi D Tuju

Sabtu, 09 Januari 2021 | 00:16 WIB
Apa berita ini sesuai dengan kenyataan di lapangan
1

ARTIKEL TERKAIT

Minggu, 30 Juni 2024 | 08:30 WIB
KOTA PONTIANAK

Lunas PBB-P2 Kini Jadi Syarat Urus Administrasi di Kota Ini

Sabtu, 29 Juni 2024 | 08:00 WIB
KOTA LHOKSEUMAWE

Pemkot Sediakan 10 Sepeda Listrik untuk Pembayar PBB dan PBJT Restoran

Jum'at, 28 Juni 2024 | 15:30 WIB
PROVINSI DKI JAKARTA

Bergaji Rendah dan Sulit Bayar PBB, Warga DKI Bisa Minta Diskon Pajak

Jum'at, 28 Juni 2024 | 12:00 WIB
KABUPATEN SUKOHARJO

Pemkab Sukoharjo Bedakan Tarif Pajak Makanan di Restoran dan PKL

berita pilihan

Senin, 08 Juli 2024 | 21:57 WIB
KAMUS KEPABEANAN

Apa Itu CEISA yang Dikembangkan Ditjen Bea Cukai?

Senin, 08 Juli 2024 | 17:40 WIB
PERATURAN PERPAJAKAN

Aturan Bebas Bea Masuk Bibit dan Benih Pertanian, Download di Sini

Senin, 08 Juli 2024 | 17:30 WIB
APBN 2024

Sri Mulyani Proyeksikan Kinerja PNBP Lampaui Target Tahun Ini

Senin, 08 Juli 2024 | 17:00 WIB
PENERIMAAN PAJAK

Kejar Penerimaan Pajak di Semester II, Sri Mulyani Ungkap 3 Strategi

Senin, 08 Juli 2024 | 16:45 WIB
SELEKSI HAKIM AGUNG

Wawancara Calon Hakim Agung, Termasuk TUN Khusus Pajak, Tonton di Sini

Senin, 08 Juli 2024 | 16:05 WIB
PENERIMAAN PERPAJAKAN

Penerimaan Bea dan Cukai 2024 Diprediksi Kembali Shortfall Rp24,5 T

Senin, 08 Juli 2024 | 16:00 WIB
KABUPATEN WONOSOBO

Opsen Pajak Kendaraan di Kabupaten Wonosobo Diatur, Begini Detailnya

Senin, 08 Juli 2024 | 15:15 WIB
PENERIMAAN PAJAK

Penerimaan Pajak Terkontraksi 7,9%, Sri Mulyani Ungkap 2 Penyebabnya