Logo-Pakpol Logo-Pakpol
Literasi
Kamis, 11 April 2024 | 11:30 WIB
KAMUS PAJAK DAERAH
Kamis, 11 April 2024 | 09:30 WIB
TIPS PAJAK
Rabu, 10 April 2024 | 14:00 WIB
KAMUS PAJAK DAERAH
Jum'at, 05 April 2024 | 17:30 WIB
RESUME PUTUSAN PENINJAUAN KEMBALI
Data & Alat
Rabu, 03 April 2024 | 09:11 WIB
KURS PAJAK 03 APRIL 2024 - 16 APRIL 2024
Senin, 01 April 2024 | 10:15 WIB
KMK 5/2024
Rabu, 27 Maret 2024 | 09:21 WIB
KURS PAJAK 27 MARET 2024 - 02 APRIL 2024
Rabu, 13 Maret 2024 | 09:05 WIB
KURS PAJAK 13 MARET 2024 - 19 MARET 2024
Fokus
Reportase

Program Pajak Capres Pengaruhi Pilihan Gen Z dan Milenial dalam Pemilu

A+
A-
8
A+
A-
8
Program Pajak Capres Pengaruhi Pilihan Gen Z dan Milenial dalam Pemilu

Survei Pajak dan Politik DDTCNews

JAKARTA, DDTCNews - Tim pemenangan masing-masing pasangan calon presiden (capres) dan calon wakil presiden (cawapres) tidak boleh mengabaikan keberadaan pemilih muda. Populasi pemilih muda yang mendominasi daftar pemilih tetap (DPT) dalam pemilihan umum (pemilu) 2024 bisa menjadi kunci kemenangan masing-masing kontestan.

Komisi Pemilihan Umum (KPU) mencatat sebanyak 55% atau sekitar 112 juta pemilih dalam pemilu 2024 adalah penduduk yang rentang usianya masuk generasi Z (17-29 tahun) dan milenial (30-43 tahun).

Perlunya capres-cawapres untuk merangkul pemilih muda juga dikuatkan oleh Laporan Hasil Survei Pajak dan Politik: Saatnya Parpol & Capres Bicara Pajak yang diterbitkan oleh DDTCNews.

Baca Juga: Hadiri Sidang MK, Sri Mulyani Beri Penjelasan Soal Anggaran Bansos

Melalui survei yang digelar selama sebulan penuh, 4 September 2023 hingga 4 Oktober 2023, didapatkan statistik yang menunjukkan bahwa rencana agenda atau kebijakan pajak dari masing-masing partai politik (parpol) atau capres ternyata memengaruhi pilihan masyarakat dalam pemilu mendatang.

"Mayoritas responden (90,2%) menilai agenda pajak punya pengaruh besar terhadap pilihan politik," sebut Laporan Hasil Survei Pajak dan Politik yang dirilis oleh DDTCNews pada Selasa (28/11/2023).

Secara menyeluruh, tanpa melihat kelompok umur, sebanyak 46,6% responden menilai agenda pajak 'Sangat Penting' dalam memengaruhi pilihan politik mereka. Sebanyak 43,6% responden lainnya menilai 'Penting' bahwa agenda pajak memengaruhi pilihan politik.

Baca Juga: Sri Mulyani: APBN 2025 Beri Ruang untuk Program Pemerintah Berikutnya

Sisanya, sebanyak 8,1% responden memilih 'Netral', 1,5% responden memilih 'Tidak Penting', dan 0,2% responden memilih 'Sangat Tidak Penting'.

Pemilih Muda Jadi Kunci

Ada dua fakta yang perlu digarisbawahi oleh parpol dan tim pemenangan dari masing-masing kandidat capres-cawapres terkait dengan isu pajak.

Baca Juga: Sri Mulyani Sebut Bantuan Pangan Bukan Bagian dari Perlinsos

Pertama, populasi generasi muda mendominasi struktur pemilih dalam pemilu 2024 nanti. Kedua, agenda pajak menjadi salah satu deal breaker atau penentu bagi pemilih muda dalam memutuskan siapa jagoannya dalam pemilu nanti.

Artinya, masing-masing kandidat capres-cawapres yang berkompetisi dalam pemilu 2024 perlu mematangkan menu atau agenda perpajakannya untuk disodorkan kepada calon pemilih. Populasi generasi Z dan milenial bisa menjadi ranah penentu dalam memenangkan salah satu kandidat.

Jika dibedah sesuai dengan rentang kelompok usia, baik generasi Z, milenial, generasi X, dan baby boomers sama-sama sepakat bahwa agenda pajak yang disodorkan parpol dan capres bisa memengaruhi pilihan politik mereka.

Baca Juga: Soal BLT Mitigasi Risiko Pangan, Sri Mulyani dan Risma Beda Persepsi

Secara terperinci, Laporan Hasil Survei Pajak dan Politik DDTCNews menunjukkan bahwa 90,1% responden yang masuk dalam kelompok generasi Z menganggap agenda pajak bisa memengaruhi pilihan politik mereka (Penting-Sangat Penting). Senada dengan gen Z, sebanyak 90,2% responden milenial sepakat bahwa agenda pajak berpengaruh terhadap pilihan politik mereka (Penting-Sangat Penting).

Di luar kelompok usia muda, fakta statistiknya juga sama. Sebanyak 91,2% responden yang tergolong dalam generasi X dan 81,1% responden baby boomers menilai bahwa agenda pajak yang diusung masing-masing parpol dan capres mampu memengaruhi pilihan politik.

Secara umum, jika dilihat secara menyeluruh tanpa mengotakkan-kotakkan rentang umur, keberadaan agenda atau program pajak yang ditawarkan kandidat pemilu merupakan senjata ampuh untuk menggaet suara bagi calon pemilih. Namun, jika mengingat fakta bahwa DPT didominasi oleh pemilih muda, kampanye-kampanye yang melibatkan program-program pajak perlu digencarkan kepada kelompok ini.

Baca Juga: Empat Menteri Dihadirkan dalam Sidang Sengketa Pilpres, Ini Alasan MK

Artikel ini merupakan bagian dari rangkaian penerbitan Laporan Survei Pajak dan Politik DDTCNews: Saatnya Parpol & Capres Bicara Pajak. Untuk mendapatkan naskah laporan secara lengkap, silakan unduh di https://bit.ly/HasilSurveiPakpolDDTCNews2023. (sap)

Baca artikel-artikel menarik terkait dengan pajak dan politik di laman khusus Pakpol DDTCNews: Suaramu, Pajakmu.

Baca Juga: Datang di MK, Sri Mulyani Sebut Bansos Tak Melonjak Jelang Pemilu

Cek berita dan artikel yang lain di Google News.

Topik : Survei Pajak dan Politik, Pajak dan Politik, Pakpol, pemilu 2024, pilpres, generasi Z, milenial, generasi X

KOMENTAR

0/1000
Pastikan anda login dalam platform dan berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.

ARTIKEL TERKAIT

Jum'at, 22 Maret 2024 | 10:00 WIB
PEMILU 2024

MK Komitmen Selesaikan Perkara Pilpres dalam Waktu 14 Hari Kerja

Kamis, 21 Maret 2024 | 14:45 WIB
PEMILU 2024

Hasil Pemilu 2024: Ini Daftar 8 Partai Politik yang Lolos ke Senayan

Kamis, 21 Maret 2024 | 11:03 WIB
PEMILU 2024

Komentari Penetapan Pemenang Pilpres, Jokowi: Kita Patut Bersyukur

berita pilihan

Jum'at, 12 April 2024 | 14:30 WIB
PENGADILAN PAJAK

IKH Online Ubah Ketentuan Perpanjangan Izin Kuasa Hukum Pajak

Jum'at, 12 April 2024 | 14:00 WIB
LAPORAN ASIAN DEVELOPMENT BANK

ADB Proyeksikan Ekonomi Indonesia Tumbuh 5 Persen pada 2024-2025

Jum'at, 12 April 2024 | 13:30 WIB
ADMINISTRASI PAJAK

Lakukan Pemberian Cuma-Cuma, Begini Ketentuan Faktur Pajaknya

Jum'at, 12 April 2024 | 13:00 WIB
KEBIJAKAN PAJAK

Tahun Depan, PPN atas Pembelian Mobil Bekas Bakal Naik Jadi 1,2 Persen

Jum'at, 12 April 2024 | 12:30 WIB
ADMINISTRASI PAJAK

Wanita Cerai dan Punya 2 Tanggungan Anak, Begini Status PTKP-nya

Jum'at, 12 April 2024 | 11:45 WIB
KEBIJAKAN PAJAK

Masyarakat Masih Bisa Manfaatkan PPN Rumah DTP 100 Persen Hingga Juni

Jum'at, 12 April 2024 | 11:00 WIB
INFOGRAFIS PAJAK

Penghitungan PPh 21 atas Upah Borongan Kurang dari Rp2,5 Juta per Hari

Jum'at, 12 April 2024 | 10:30 WIB
ADMINISTRASI PAJAK

Mulai 2025, Tarif PPN Kegiatan Membangun Sendiri Bakal Jadi 2,4 Persen