Logo-Pakpol Logo-Pakpol
Data & Alat
Kamis, 04 Juli 2024 | 14:30 WIB
STATISTIK KEBIJAKAN FISKAL
Rabu, 03 Juli 2024 | 08:55 WIB
KURS PAJAK 03 JULI 2024 - 09 JULI 2024
Senin, 01 Juli 2024 | 09:36 WIB
KMK 10/KM.10/2024
Rabu, 26 Juni 2024 | 08:45 WIB
KURS PAJAK 26 JUNI 2024 - 02 JULI 2024
Fokus
Reportase

Pemerintah Resmi Larang Masyarakat Mudik Lebaran Tahun Ini

A+
A-
7
A+
A-
7
Pemerintah Resmi Larang Masyarakat Mudik Lebaran Tahun Ini

Menko Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Muhadjir Effendy saat konferensi video, Jumat (26/3/2021).

JAKARTA, DDTCNews – Pemerintah resmi melarang masyarakat mudik Lebaran tahun ini guna mencegah lonjakan kasus Covid-19 yang biasanya terjadi usai libur panjang.

Menko Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Muhadjir Effendy mengatakan larangan mudik berlaku untuk aparatur sipil negara (ASN), prajurit TNI, anggota Polri, pegawai BUMN, karyawan swasta, pekerja mandiri, serta masyarakat secara umum.

"Ditetapkan bahwa tahun 2021 mudik ditiadakan," katanya melalui konferensi video, Jumat (26/3/2021).

Baca Juga: Sri Mulyani Proyeksikan Kinerja PNBP Lampaui Target Tahun Ini

Muhadjir menuturkan keputusan tersebut diambil melalui rapat koordinasi bersama sejumlah menteri teknis dan kepala lembaga, serta dikonsultasikan kepada presiden. Menurutnya, pemerintah perlu mengambil langkah tegas untuk mencegah penularan.

Saat ini, pemerintah sudah melakukan berbagai penanganan pandemi, seperti dengan memberlakukan pembatasan sosial berskala besar (PSBB), pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) berskala mikro, penguatan protokol kesehatan, serta vaksinasi.

Dia menilai pelarangan mudik akan membantu penanganan pandemi lebih efektif. Nanti, beberapa kementerian/lembaga akan menerbitkan aturan yang menunjang peniadaan mudik Lebaran seperti Satgas Covid-19, Polri, TNI, Kemenhub, dan pemerintah daerah.

Baca Juga: Target Pajak Diperkirakan Tidak Tercapai, Shortfall Rp66,9 Triliun

"Cuti bersama Idulfitri 1 hari tetap ada, tetapi tidak boleh aktivitas mudik," ujar Muhadjir.

Pemerintah menetapkan cuti bersama Idulfitri hanya pada 12 Mei 2021, sedangkan cuti bersama pada 17, 18, dan 19 Mei 2021 ditiadakan. Pemerintah mengimbau masyarakat untuk tidak ke luar daerah sebelum dan sesudah 6-17 Mei 2021, kecuali untuk keadaan mendesak. (rig)

Baca Juga: APBN Defisit Rp77,3 Triliun pada Semester I/2024, Ini Kata Sri Mulyani

Cek berita dan artikel yang lain di Google News.

Topik : mudik lebaran 2021, kebijakan pemerintah, pandemi covid-19, nasional

KOMENTAR

0/1000
Pastikan anda login dalam platform dan berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.

ARTIKEL TERKAIT

Jum'at, 05 Juli 2024 | 16:00 WIB
KEBIJAKAN KEPABEANAN

Dukung Kelancaran Ibadah Haji 2024, DJBC dan Saudi Customs Kerja Sama

Jum'at, 05 Juli 2024 | 15:00 WIB
ADMINISTRASI PAJAK

Nama Pengurus Tak Masuk Akta Pendirian, Boleh Tanda Tangan SPT Badan?

Jum'at, 05 Juli 2024 | 12:00 WIB
KEBIJAKAN KEPABEANAN

Ada Sistem INSW, Interaksi Pelaku Usaha dan Petugas Jadi Sederhana

berita pilihan

Senin, 08 Juli 2024 | 21:57 WIB
KAMUS KEPABEANAN

Apa Itu CEISA yang Dikembangkan Ditjen Bea Cukai?

Senin, 08 Juli 2024 | 17:40 WIB
PERATURAN PERPAJAKAN

Aturan Bebas Bea Masuk Bibit dan Benih Pertanian, Download di Sini

Senin, 08 Juli 2024 | 17:30 WIB
APBN 2024

Sri Mulyani Proyeksikan Kinerja PNBP Lampaui Target Tahun Ini

Senin, 08 Juli 2024 | 17:00 WIB
PENERIMAAN PAJAK

Kejar Penerimaan Pajak di Semester II, Sri Mulyani Ungkap 3 Strategi

Senin, 08 Juli 2024 | 16:45 WIB
SELEKSI HAKIM AGUNG

Wawancara Calon Hakim Agung, Termasuk TUN Khusus Pajak, Tonton di Sini

Senin, 08 Juli 2024 | 16:05 WIB
PENERIMAAN PERPAJAKAN

Penerimaan Bea dan Cukai 2024 Diprediksi Kembali Shortfall Rp24,5 T

Senin, 08 Juli 2024 | 16:00 WIB
KABUPATEN WONOSOBO

Opsen Pajak Kendaraan di Kabupaten Wonosobo Diatur, Begini Detailnya

Senin, 08 Juli 2024 | 15:15 WIB
PENERIMAAN PAJAK

Penerimaan Pajak Terkontraksi 7,9%, Sri Mulyani Ungkap 2 Penyebabnya