Logo-Pakpol Logo-Pakpol
Fokus
Reportase

Kelola Aset Rp13.000 Triliun, Sri Mulyani Pesan Ini kepada DJKN

A+
A-
1
A+
A-
1
Kelola Aset Rp13.000 Triliun, Sri Mulyani Pesan Ini kepada DJKN

Gedung Kementerian Keuangan. (foto: Kemenkeu)

JAKARTA, DDTCNews - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati meminta Ditjen Kekayaan Negara (DJKN) mengoptimalkan seluruh aset negara yang nilainya mencapai lebih dari Rp13.000 triliun.

Sri Mulyani mengatakan aset negara dapat dikelola untuk berbagai kepentingan masyarakat. Menurutnya, pengelolaan aset negara yang baik juga dapat menggerakkan perekonomian.

"Banyak yang mengharapkan Kementerian Keuangan menjadi the real manager dari kekayaan negara" ujarnya, dikutip pada Sabtu (14/6/2025).

Baca Juga: Untuk Kepastian Pajak, Pertukaran Data di Kemenkeu Bakal Otomatis

Sri Mulyani menjelaskan manajer keuangan negara dituntut untuk melakukan optimalisasi aset-aset negara, menciptakan nilai tambah dari pengelolaan aset atau kekayaan negara, serta turut menggerakkan perekonomian.

Selain itu, unit vertikal Kemenkeu diharapkan tidak menjadi cost center atau institusi yang mengeluarkan banyak biaya tetapi tidak mampu menghasilkan pendapatan sendiri.

"Untuk DJKN yang mengelola lebih dari Rp13.000 triliun, banyak yang mengharapkan agar Kementerian Keuangan menjadi tidak hanya sekedar administrator keuangan negara," kata Sri Mulyani.

Baca Juga: Untuk Kepastian Pajak, Sri Mulyani Dorong Pertukaran Data Otomatis

Sebagai informasi, Sri Mulyani resmi melantik 22 pejabat eselon I Kemenkeu pada Jumat, 23 Mei 2025. Pimpinan DJKN tidak mengalami perombakan sehingga masih dijabat oleh Rionald Silaban sejak 2021.

Selang sebulan, dia kembali melantik 113 orang jajaran eselon II Kemenkeu. Dari angka tersebut, terdapat 8 orang yang menempati jabatan baru di DJKN, meliputi sekretaris dirjen, direktur, dan kepala kantor wilayah DJKN. (dik)

Baca Juga: Kemenkeu Serahkan Aset Tanah dan Bangunan kepada K/L dan Pemda

Cek berita dan artikel yang lain di Google News.

Topik : kekayaan negara, djkn, aset negara, kementerian keuangan, barang milik negara

KOMENTAR

0/1000
Pastikan anda login dalam platform dan berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.

ARTIKEL TERKAIT

Jum'at, 23 Mei 2025 | 10:56 WIB
DITJEN BEA DAN CUKAI

Angkat Dirjen Bea Cukai dari Militer, Ini Pesan Sri Mulyani pada Djaka

Jum'at, 23 Mei 2025 | 10:04 WIB
PELANTIKAN DIRJEN BEA DAN CUKAI

Resmi! Letjen Djaka Budi Utama Jadi Dirjen Bea Cukai Gantikan Askolani

Jum'at, 23 Mei 2025 | 09:50 WIB
PELANTIKAN ESELON I KEMENTERIAN KEUANGAN

Sri Mulyani Lantik 22 Pejabat Eselon I, Ada Dirjen Pajak Baru

Rabu, 21 Mei 2025 | 14:33 WIB
CORETAX SYSTEM

Isu Coretax Masuk Radar Pembenahan oleh Calon Dirjen Pajak Baru

berita pilihan

Senin, 21 Juli 2025 | 21:30 WIB
STHI JENTERA

DDTC Buka Program Beasiswa kepada Mahasiswa STHI Jentera

Senin, 21 Juli 2025 | 20:00 WIB
KOTA BEKASI

Realisasi PAD Belum 50%, Bapenda Akan Tingkatkan Pengawasan

Senin, 21 Juli 2025 | 19:00 WIB
PER-11/PJ/2025

Keterangan Uang Muka di Faktur Pajak Keliru, PKP Perlu Bikin Pengganti

Senin, 21 Juli 2025 | 18:30 WIB
KAMUS BEA DAN CUKAI

Apa Itu Daftar Rencana Objek Audit dalam Kepabeanan dan Cukai?

Senin, 21 Juli 2025 | 18:03 WIB
KEBIJAKAN PAJAK

Jalan Panjang Taxpayers Charter, Simbol Penegakan Hak-Hak Wajib Pajak

Senin, 21 Juli 2025 | 16:00 WIB
PMK 37/2025

DJP Gencarkan Edukasi Pemungutan Pajak ke Marketplace dan Merchant

Senin, 21 Juli 2025 | 15:30 WIB
KEBIJAKAN PEMERINTAH

Baru 108 Koperasi Desa Merah Putih yang Siap Operasi, Ini Kata Zulhas