Logo-Pakpol Logo-Pakpol
Literasi
Rabu, 29 Mei 2024 | 18:01 WIB
KAMUS PPh
Selasa, 28 Mei 2024 | 14:00 WIB
TIPS PAJAK
Senin, 27 Mei 2024 | 18:30 WIB
KAMUS PPh
Senin, 27 Mei 2024 | 15:25 WIB
RESUME PUTUSAN PENINJAUAN KEMBALI
Data & Alat
Rabu, 22 Mei 2024 | 09:05 WIB
KURS PAJAK 22 MEI 2024 - 28 MEI 2024
Rabu, 15 Mei 2024 | 09:15 WIB
KURS PAJAK 15 MEI 2024 - 21 MEI 2024
Rabu, 08 Mei 2024 | 09:07 WIB
KURS PAJAK 08 MEI 2024 - 15 MEI 2024
Rabu, 01 Mei 2024 | 09:33 WIB
KURS PAJAK 01 MEI 2024 - 07 MEI 2024
Fokus
Reportase

Waspadai Dinamika Ekonomi Global terhadap Perdagangan RI, Ini Kata BKF

A+
A-
0
A+
A-
0
Waspadai Dinamika Ekonomi Global terhadap Perdagangan RI, Ini Kata BKF

Ilustrasi. Suasana bongkar muat peti kemas di kawasan Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta, Kamis (9/5/2024). ANTARA FOTO/Bayu Pratama S/YU

JAKARTA, DDTCNews - Badan Kebijakan Fiskal (BKF) memandang surplus neraca perdagangan dalam 48 bulan terakhir ini akan memberikan pondasi yang kuat untuk menjaga ketahanan ekonomi nasional.

Kepala BKF Febrio Kacaribu mengatakan surplus neraca perdagangan menjadi salah satu indikator positif di tengah ketidakpastian ekonomi global. Namun, pemerintah juga tetap mewaspadai berbagai perubahan pada ekonomi dunia.

"Kita tetap harus waspada terhadap perubahan kondisi global dan terus memperkuat dukungan kebijakan demi mendorong pertumbuhan yang berkelanjutan," katanya, dikutip pada Kamis (16/5/2024).

Baca Juga: Marak Modus Bukti Potong Palsu, Otoritas Ini Perketat Restitusi Pajak

Berdasarkan proyeksi IMF, lanjut Febrio, kinerja perdagangan Indonesia masih akan positif seiring dengan kinerja volume ekspor terus tumbuh di tengah pemulihan global yang berlangsung stabil walau lambat.

Selain itu, sambungnya, keadaan geopolitik yang belum stabil dan penurunan aktivitas ekonomi negara-negara mitra utama juga masih perlu diantisipasi.

Dia menilai berbagai dinamika perekonomian global tersebut akan berdampak terhadap kinerja perdagangan Indonesia. Oleh karena itu, pemerintah akan terus memantau dampak perlambatan global terhadap ekspor nasional.

Baca Juga: Sehatkan APBN, Menkeu Ini Minta Penagihan Utang Pajak Digencarkan

"Langkah antisipasi akan terus disiapkan melalui dorongan terhadap keberlanjutan hilirisasi SDA, peningkatan daya saing produk ekspor nasional, serta diversifikasi produk dan mitra dagang utama," ujarnya.

Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat neraca perdagangan pada April 2024 mengalami surplus senilai US$3,56 miliar. Dalam catatan BPS, nilai ekspor pada April 2024 mencapai US$19,62 miliar dan impor mencetak US$16,06 miliar.

Kinerja neraca perdagangan tersebut melanjutkan tren surplus yang terjadi sejak Mei 2020 atau 4 tahun berturut-turut. Secara akumulatif, surplus neraca perdagangan sudah mencapai US$157,21 miliar. (rig)

Baca Juga: IMF: Setoran Pajak Per Daerah Cerminkan Perkembangan Ekonomi Daerah

Cek berita dan artikel yang lain di Google News.

Topik : BKF, ekonomi global, pertumbuhan ekonomi, ekonomi, neraca dagang, surplus perdagangan, nasional

KOMENTAR

0/1000
Pastikan anda login dalam platform dan berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.

ARTIKEL TERKAIT

Selasa, 28 Mei 2024 | 13:00 WIB
DEVISA HASIL EKSPOR SUMBER DAYA ALAM

Langgar Aturan DHE SDA, DJBC Blokir Layanan Ekspor untuk 50 Perusahaan

Senin, 27 Mei 2024 | 20:24 WIB
KEBIJAKAN FISKAL

Banyak Insentif IKN, Kemenkeu: Tidak Akan Gerus Basis Penerimaan Pajak

berita pilihan

Kamis, 30 Mei 2024 | 21:35 WIB
PENGHARGAAN PERPAJAKAN

DDTCNews Terima Apresiasi dari Kanwil DJP Jakarta Utara

Kamis, 30 Mei 2024 | 21:30 WIB
KANWIL DJP JAKARTA UTARA

DJP Jakarta Utara Gelar Tax Gathering dan Konsultasi Publik

Kamis, 30 Mei 2024 | 18:30 WIB
KANWIL DJP JAKARTA KHUSUS

Hingga April, DJP Jakarta Khusus Kumpulkan Uang Pajak Rp102 Triliun

Kamis, 30 Mei 2024 | 17:37 WIB
KEBIJAKAN BEA CUKAI

Surat Keberatan Bea Cukai Bisa Diperbaiki Sebelum Jangka Waktu Habis

Kamis, 30 Mei 2024 | 16:07 WIB
KEBIJAKAN PAJAK

DJP: Semua Aplikasi Coretax Berbasis Web, Tak Perlu Download Aplikasi

Kamis, 30 Mei 2024 | 15:30 WIB
ADMINISTRASI PAJAK

Faktur Pajak dan Invoice Boleh Berbeda Tanggalnya? DJP Jelaskan Ini

Kamis, 30 Mei 2024 | 15:15 WIB
KONSULTASI PAJAK

Beli Rumah Tapak Baru di IKN, Tidak Dipungut PPN?